Sebagai bagian dari kebudayaan dunia, gamelan telah bertahan di masa pandemi melalui pergerakan budaya; Yogyakarta Gamelan Festival. Setelah tahun lalu diselenggarakan secara daring, tahun ini Yogyakarta Gamelan Fesival ke-26 ini hadir dengan semangat yang berbeda. Tidak hanya mengajak musisi gamelan di dunia untuk mengapresiasi musik gamelan, tetapi juga mengawinkan gamelan dengan teknologi masa kini.
Sebagai bagian dari kebudayaan dunia, gamelan telah bertahan di masa pandemi melalui pergerakan budaya; Yogyakarta Gamelan Festival. Setelah tahun lalu diselenggarakan secara daring, tahun ini Yogyakarta Gamelan Fesival ke-26 ini hadir dengan semangat yang berbeda. Tidak hanya mengajak musisi gamelan di dunia untuk mengapresiasi musik gamelan, tetapi juga mengawinkan gamelan dengan teknologi masa kini.
Sejak tahun 1995, Yogyakarta Gamelan Festival telah mempersembahkan kelompok gamelan dari seluruh dunia. Sesuai dengan misinya, yaitu menggagas kehidupan seni gamelan yang dinamis, selalu menyelaraskan diri dengan jaman tanpa harus kehilangan latar belakang budayanya dan saling menghargai keanekaragaman kebudayaan di dunia, Yogyakarta Gamelan Festival berupaya untuk menciptakan dan mengelola media yang secara kontinyu menjadi sarana berkumpul, berkomunikasi dan berinteraksi bagi para pecinta seni gamelan dalam berbagai bentuk kegiatan dengan konsep pergerakan budaya.